0011. JAMAN PAK KOAAAANG :
Tahun 1930an boleh jadi populasi perempuan sangat sedikit dibanding laki2, buktinya jika anak perempuan menginjak umur 10 / 11 tahun, malam hari mereka sudah dianjangi banyak bujang dewasa, sebelum masuk mereka biasa mengintip penghuni rumah dulu, tontonan gratis tadi biasa menjadi kata pembuka.
Ketika gadis mengantar air dan mempersilahkan tamunya minum, basa basi dia tanya, tos lami kang, "lami neng, ti jaman pak kieer oge tos didieu". Maksud mereka, ketika lepas magrib anak perawan makan didapur dan berebut sambal dalam cobekannya, mereka sudah ada diluar dan mengintip, keruan saja pipi perawan bau kencur tadi berubah merah merona.
Ada lagi, malam2 anak perawan kebelet, mau ketampian gelap, dia masuk kedapur, ada dandang ngangur, dibuanglah hajatnya kesitu, "kooaaaang". Waktu tamu datang, pengantar air tanya pula, tos lami kang, "lami neng, ti jaman pak kooaaaang oge tos didieu", (makanya nanti jangan ditanya lagi neng).
Dahulu kala orang kampung patuh sama adat dan etika, termasuk etika pergaulan bujang gadis ini:
Kalau anak perawan dijemput kerumah diajak nonton wayang golek ditempat orang hajatan, pulangnya dapat tips tilu ketip lima sen. Tapi kalau perawan kencur ketemu di tempat tontonan kemudian ditemani dan diantar pulang, tipsnya satalen.
Ketika gadis mengantar air dan mempersilahkan tamunya minum, basa basi dia tanya, tos lami kang, "lami neng, ti jaman pak kieer oge tos didieu". Maksud mereka, ketika lepas magrib anak perawan makan didapur dan berebut sambal dalam cobekannya, mereka sudah ada diluar dan mengintip, keruan saja pipi perawan bau kencur tadi berubah merah merona.
Ada lagi, malam2 anak perawan kebelet, mau ketampian gelap, dia masuk kedapur, ada dandang ngangur, dibuanglah hajatnya kesitu, "kooaaaang". Waktu tamu datang, pengantar air tanya pula, tos lami kang, "lami neng, ti jaman pak kooaaaang oge tos didieu", (makanya nanti jangan ditanya lagi neng).
Dahulu kala orang kampung patuh sama adat dan etika, termasuk etika pergaulan bujang gadis ini:
Kalau anak perawan dijemput kerumah diajak nonton wayang golek ditempat orang hajatan, pulangnya dapat tips tilu ketip lima sen. Tapi kalau perawan kencur ketemu di tempat tontonan kemudian ditemani dan diantar pulang, tipsnya satalen.
Komentar
Posting Komentar